Ratusan Warga Desa Galeh Sragen Krisis Air Bersih, Camat Sambat ke BPBD

Oleh Tri Rahayu - Espos.id pada 18 July 2026 07:46

Ratusan Warga Desa Galeh Sragen Krisis Air Bersih, Camat Sambat ke BPBD

Esposin, SRAGEN — Sebanyak 671 keluarga di empat dukuh wilayah Desa Galeh, Kecamatan Tangen, Sragen, mengalami krisis air bersih sejak awal Juli 2026 lalu. Kepala Desa Galeh bersama Camat Tangen meminta bantuan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen agar segera dijadwalkan untuk pengiriman bantuan air bersih secara berkala.

Kepala Desa Galeh, Tangen, Sragen, Triyono, bersama Camat Tangen Supriyadi berkirim surat kepada BPBD Sragen tentang kondisi krisis air yang dialami ratusan warga Desa Galeh yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Grobogan. 

Kades Galeh, Triyono, mengungkapkan krisis air bersih dialami warga tiga rukun tetangga atau RT di Dukuh Galeh, dua RT di Dukuh Gondang, dua RT di Dukuh Barong, dan dua RT di Dukuh Trumun. Dia menyampaikan rata-rata per RT memiliki 56-88 keluarga dengan jumlah total warga 1.657 orang. 

“Kami berkirim surat ke BPBD pada awal Juli ini dan sebagian sudah direspons dengan pengiriman bantuan air bersih dari BPBD. Kondisi krisis air sebenarnya belum parah tetapi masyarakat memang sulit mendapat air bersih. Pengiriman bantuan air bersih dimulai sejak Rabu pekan lalu,” jelas Triyono.

Camat Tangen, Supriyadi, dalam suratnya memerinci jumlah keluarga dan warga yang mengalami krisis air bersih di empat dukuh tersebut. Supriyadi menuliskan untuk mengantisipasi dampak kekeringan di wilayah Desa Galeh, ia meminta BPBD untuk mengirimkan bantuan air bersih. Setidaknya ada sembilan rukun tetangga sehingga membutuhkan bantuan masing-masing RT sebanyak satu tangki. 

Pengiriman Bantuan Air Bersih

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sragen, R Triyono Putro, membenarkan adanya permintaan bantuan air bersih ke BPBD dari Desa Galeh. Dia menyampaikan pemberian bantuan air bersih dilaksanakan berdasarkan skala prioritas karena lokasi anggaran pengadaan air bersih terbatas.

Triyono menyampaikan selama ini BPBD sudah melakukan pengiriman air bersih sebanyak enam hari dengan sasaran warga Desa Poleng di Kecamatan Gesi dan Desa Galeh di Kecamatan Tangen.

 

“Pengiriman bantuan air bersih sudah dilaksanakan sejak 3 Juli 2026 dan terakhir pengiriman pada 17 Juli 2026 lalu. Prioritasnya di Desa Galeh terletak di Dukuh Galeh RT 001 dan RT 002, serta Dukuh Gondang RT 005. Selain itu di Dukuh Grengseng RT 005 dan Desa Bendorejo RT 010 Desa Poleng juga sudah dikirim air bersih,” jelas dia.

Berikut jumlah keluarga terdampak krisis air bersih di Desa Galeh, Tangen, Sragen:

  • Dukuh Galeh RT 001: 77 keluarga
  • Dukuh Galeh RT 002: 81 keluarga
  • Dukuh Galeh RT 004: 64 keluarga
  • Dukuh Gondang RT 005: 88 keluarga
  • Dukuh Gondang RT 006: 69 keluarga
  • Dukuh Barong RT 007: 70 keluarga
  • Dukuh Barong RT 008: 87 keluarga
  • Dukuh Trumun RT 009: 79 keluarga
  • Dukuh Trumun RT 010: 56 keluarga
  • Total: 4 Dukuh, 671 keluarga

Sumber: Pemdes Galeh, Tangen, Sragen.